RSUD Sayang Menuju Pusat Kesehatan Unggulan Cianjur


Pada Rabu (3/4) telah dilakukan penyerahan dokumen Feasibility Study (FS) kepada Bupati Cianjur oleh pemrakarsa, menandai Proyek pengembangan RSUD Sayang akan dilaksanakan melalui skema KPBU Unsolicited. Rencana lingkup kerjasama proyek ini berupa pembangunan gedung Kamar Rawat Inap Standar (KRIS) di atas lahan seluas 9.553,5 m2, dengan estimasi biaya investasi sebesar Rp131 M untuk penambahan 250 TT.

 

RSUD Sayang

Ilustrasi ruang rawat inap, bukan gambar sebenarnya

 

Sumber: Newsletter Kantor Bersama KPBU edisi 221 tahun 2024

Baca selengkapnya di Newsletter Kantor Bersama KPBU

------------------

Penafian:

Newsleter Kantor Bersama KPBU adalah newsletter yang terbit setiap minggu dan disusun oleh Tim Sekretariat Kantor Bersama. Kantor Bersama KPBU terdiri dari lintas kementerian, instansi, dan perusahaan seperti; Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). Kantor Bersama KPBU bertujuan untuk melakukan koordinasi, memberikan fasilitasi, dan capacity building dalam rangka percepatan pelaksanaan proyek KPBU di Indonesia.

No id judul isi image