BRIN Gelar Market Sounding Proyek KPBU Armada Kapal Riset Nasional untuk Perkuat Infrastruktur Riset Kelautan


Jakarta, 18 Februari 2026 — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan kegiatan market sounding untuk Proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Pengelolaan dan Pembangunan Armada Kapal Riset BRIN pada hari Selasa (18/2) di Auditorium Gedung BJ Habibie, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan penyiapan proyek sebelum memasuki proses transaksi yang telah mendapatkan dukungan Project Development Facility (PDF) dari Kementerian Keuangan dhi Direktorat PDPPI.

Proyek ini merupakan inisiatif strategis BRIN dalam memperkuat infrastruktur riset kelautan nasional. Melalui skema KPBU, BRIN merencanakan pembangunan satu unit kapal riset baru, pengoperasian dua kapal riset yang saat ini dalam proses pengadaan melalui skema Pinjaman/Hibah Luar Negeri (PHLN), serta penerapan Fleet Management Unit (FMU) guna memastikan pengelolaan armada dilakukan secara lebih terintegrasi dan profesional.

Dalam sambutannya, Kepala BRIN menyampaikan bahwa proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas riset kelautan nasional, tetapi juga mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor swasta dalam pengelolaan infrastruktur riset yang modern, efisien, dan berstandar internasional.

Pembangunan Kapal Riset baru diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1,05 triliun. Kapal tersebut dirancang sebagai  multipurpose research vessel dengan kemampuan riset hingga kedalaman 6.000 meter dan daya jelajah hingga 45 hari pelayaran. Kapal akan dilengkapi peralatan riset mutakhir guna mendukung riset geosains kelautan, biodiversitas, oseanografi, dan hidrografi.

Secara umum, proyek direncanakan menggunakan skema KPBU Design-Build-Finance-Operate-Maintain-Transfer (DBFOMT) dengan masa konstruksi sekitar dua tahun dan masa operasi selama 18 tahun. Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan atau pengadaan kapal riset baru, pengelolaan operasional dan pemeliharaan kapal, serta penyediaan layanan pendukung lainnya sesuai  kebutuhan riset.  

Proses lelang ditargetkan dimulai pada pertengahan 2026 dengan target financial close pada Oktober 2027. Pemerintah juga mempertimbangkan dukungan proyek dalam bentuk Availability Payment, penjaminan dan/atau skema dukungan lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjaga kelayakan proyek. BRIN tidak hanya memperkenalkan Proyek kepada calon mitra strategis, namun juga menghimpun masukan teknis, komersial, dan finansial. Masukan tersebut akan digunakan untuk menyempurnakan dokumen final Feasibility Study serta mengukur tingkat minat dan kesiapan pasar sebelum pelaksanaan proses prakualifikasi dan lelang.

Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset BRIN, Nugroho Dwi Hananto, menyampaikan bahwa proyek ini diharapkan dapat menghadirkan model pengelolaan armada riset yang profesional, efisien, dan berstandar internasional. “Melalui skema KPBU, kami membuka peluang kolaborasi dengan badan usaha yang memiliki pengalaman dan kapasitas dalam pengelolaan armada maritim. Harapannya, riset nasional dapat didukung oleh infrastruktur yang andal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai negara kepulauan dengan potensi sumber daya laut yang besar, Indonesia membutuhkan dukungan infrastruktur riset kelautan yang memadai untuk menunjang penelitian oseanografi, biodiversitas laut, perubahan iklim, mitigasi bencana, hingga eksplorasi sumber daya secara berkelanjutan. Oleh karena itu, besar harapan BRIN proyek ini dapat memberikan dampak strategis terhadap penguatan ekosistem riset nasional, peningkatan kualitas data ilmiah kelautan, serta dukungan terhadap kebijakan pembangunan berbasis sains.

Setelah pelaksanaan market sounding, BRIN dengan dukungan Project Development Facility akan melanjutkan penyempurnaan Prastudi Kelayakan, dokumen prakualifikasi dan dokumen tender sebelum proses pengadaan resmi dimulai. BRIN menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses KPBU ini secara transparan, akuntabel, dan kompetitif guna memperkuat ekosistem riset nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

No id judul isi image